- KENDARI, PT Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara (Bank Sultra) terus memperkuat transformasi digital dengan mencatatkan pertumbuhan positif pada berbagai layanan transaksi elektronik selama periode Juli 2025 hingga Juli 2026 secara tahunan (year-on-year/YoY).
Peningkatan tersebut mencerminkan semakin tingginya pemanfaatan layanan digital oleh masyarakat sekaligus mempertegas komitmen Bank Sultra dalam menghadirkan transaksi perbankan yang mudah, nyaman, dan aman bagi nasabah.
Pertumbuhan ini terlihat pada sejumlah layanan utama, mulai dari Mobile Banking, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), hingga kartu debit.
Pada layanan Mobile Banking, jumlah pengguna meningkat 19,92 persen, dari 111.323 menjadi 133.502 pengguna. Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, volume transaksi naik 73,60 persen menjadi 14,84 juta transaksi, dengan nilai transaksi mencapai Rp17,99 triliun atau meningkat 62,17 persen.
Kinerja positif juga terlihat pada layanan QRIS yang digunakan nasabah. Jumlah penggunanya bertambah 81,26 persen menjadi 60.753 pengguna. Sementara itu, volume transaksi meningkat tajam sebesar 289,34 persen hingga mencapai 275.679 transaksi, dengan nilai transaksi sebesar Rp61,59 miliar atau tumbuh 166,95 persen.
Perkembangan serupa terjadi pada jaringan merchant QRIS Bank Sultra. Jumlah mitra usaha yang menggunakan layanan tersebut meningkat 171,87 persen hingga mencapai 2.648 merchant. Volume transaksinya tumbuh 231,01 persen menjadi 432.969 transaksi, sedangkan nilai transaksi naik 180,15 persen menjadi Rp46,88 miliar.
Di sisi lain, layanan kartu debit Bank Sultra juga mengalami peningkatan. Jumlah pengguna bertambah 27,23 persen menjadi 70.117 pengguna. Volume transaksi tumbuh 187,61 persen hingga mencapai 168.779 transaksi, sementara nilai transaksinya meningkat 117,44 persen menjadi Rp105,06 miliar.
Untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan layanan digital, Bank Sultra tengah menyiapkan pembaruan besar pada aplikasi Mobile Banking yang akan menggunakan nama SuMO (Sultra Mobile).
Aplikasi SuMO dirancang dengan pembaruan menyeluruh pada aspek user interface (UI) dan user experience (UX). Pengembangan ini bertujuan menghadirkan tampilan yang lebih modern, navigasi yang intuitif, pengalaman penggunaan yang lebih nyaman, serta performa sistem yang lebih cepat dan aman.
Tidak hanya menghadirkan penyegaran tampilan, SuMO juga direncanakan mengintegrasikan fitur QRIS Tuntas yang diinisiasi Bank Indonesia. Fitur ini memungkinkan nasabah melakukan berbagai transaksi, termasuk tarik tunai, transfer dana, dan setor tunai, melalui mekanisme QRIS sesuai dukungan layanan yang tersedia.
Dengan teknologi tersebut, transaksi keuangan diharapkan menjadi lebih praktis karena dapat dilakukan melalui pemindaian kode QR tanpa harus selalu menggunakan kartu fisik (cardless).
Direktur Utama Bank Sultra, Andri Permana Diputra Abubakar, menyampaikan bahwa peningkatan aktivitas transaksi digital menunjukkan kepercayaan masyarakat Sulawesi Tenggara terhadap layanan perbankan digital Bank Sultra.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus mengembangkan teknologi dan menghadirkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Ia menambahkan, kehadiran SuMO nantinya diharapkan mampu memberikan pengalaman transaksi yang lebih mudah, cepat, dan aman melalui desain layanan yang berorientasi pada kenyamanan pengguna serta dukungan fitur digital yang semakin lengkap.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Sultra berkomitmen memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Sulawesi Tenggara.
Melalui pengembangan Mobile Banking, perluasan jaringan merchant QRIS, serta inovasi layanan transaksi elektronik lainnya, Bank Sultra berupaya mendukung aktivitas keuangan masyarakat dan pelaku usaha agar semakin efisien.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari kontribusi Bank Sultra dalam mendorong pertumbuhan ekonomi digital daerah dan mendukung percepatan transformasi digital nasional menuju Indonesia Emas.






